MUTIARA NASIHAT SYAIKH MAULANA MUHAMMAD YUSUF RAH. A.
CARA MEMASUKAN KEYAKINAN KE DALAM HATI
Cara membentuk supaya keyakinan kepada Allah Swt. masuk ke dalam hati, beliau berkata, Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasulullaah adalah suatu cara untuk menambah keyakinan dan semangat. Apabila kita hanya dapat mengubah keyakinan saja, maka Allah Swt. akan memberikan surga yang besarnya berlipat kali Iebih besar daripada langit dan bumi. Dari segala keyakinan kepada benda dikeluarkan dan hanya memasukkan keyakinan kepada Allah Swt. semata. Maka benda-benda tersebut berada di bawah pengawasan-Nya.
Cara supaya dapat memasukkan keyakinan ke dalam hati kita adalah: Pertama, kita dakwahkan mengenai keyakinan itu, mengenai kebesaran Allah, Maha Penciptanya Allah, memahami qudrat-Nya, mendengarkan kisah-kisah para nabi dan para sahabat, duduk sendirian dalam kesunyian kemudian berpikir. Kita masukkan keyakinan itu ke dalam hati, yang semuanya dapat dikumpulkan dengan berdakwah, Ini adalah suatu hal yang benar, kemudian menangis di dalam doa, “Ya Allah, berilah hakikat keyakinan ke dalam hati saya.”
ALLAH MAHA BERKEHENDAK
Allah Swt, yang telah menciptakan segala sesuatu dengan qudrat-Nya. Allah Swt. Yang telah menciptakan dan Maha Memiliki seluruh jagad raya. Dari setiap biji-bijian dan setiap orang, semuanya, dan segala sesuatunya diciptakan dengan qudrat-Nya. Dia adalah Dzat pembuat segala sesuatu. Dia sendiri tidak terciptakan dari apapun. Segala sesuatu yang telah Dia ciptakan ada di bawah qudrat-Nya. Segala benda ada di bawah kekuasan-Nya, Dia adalah Maha Dzat yang dapat mempergunakan segala sesuatu. Dengan qudrat-Nya dapat mengubah bentuk rupa setiap benda dan dapat mengubah sifat dan segala benda yang utuh. Tongkat dapat berubah menjadi ular, dan ular dapat berubah menjadi tongkat. Demikian juga Dia adalah Maha dan segala kerajaan dan harta benda, baik itu yang ada di daratan maupun yang ada di udara. Semuanya ada di dalam kekuasan-Nya.
Dia juga Dzat Yang Maha Menjalankan. Di bumi, manusia membuat bangunan, maka dapat kita lihat sketsanya. Apabila kita lihat sketsa, maka di sana akan kita lihat pula pembangunan rumah. Demikianlah, perputaran ini senantiasa berjalan. Tanpa segala sesuatu yang lain pasir dituangkan tidak bisa menjadi jembatan, dan semua benda yang kita jaga pasti akan rusak.
CARA MENGAMBIL FAEDAH DAN QUDRAT ALLAH
Bagaimana kita menciptakan hubungan dengan Dzat Allah Swt. Yang Maha Tinggi dan langsung kita mendapatkan manfaat dan qudratNya. Oleh karena itu, Rasulullah saw. dengan perintah Allah membawa cara sunnah. Apabila cara sunnah itu ada di dalam setiap kehidupan kita, maka Allah Swt. akan memberikan kejayaan kepada setiap langkah kita.
CARA MENYESELESAIKAN MASALAH DUNIAWI DAN UKHRAWI KITA
Allah Swt. telah memberikan cara kepada kita untuk menyelesaikan masalah di dunia dan akhirat, yaitu dengan cara kehidupan Rasulullah saw. Bagaimana cara tersebut diterapkan dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, itu kita harus melakukan usaha. Caranya di dalam usaha ini yaitu mengumpulkan orang-orang yang ada di kampung menuju masjid melalui jaulah. Setelah shalat diadakan iklan (pemberitahuan) untuk menahan orang kampung (agar tidak keluar dan masjid). Yang mengumandangkan iklan ini adalah penduduk setempat yang terpandang atau imam masjid. Apabila mereka tidak ada, maka salah seorang dan anggota jamaah yang melakukannya.
CARA UNTUK MENDATANGKAN SIFAT IKHLAS
Setiap mengerjakan suatu amalan, kita harus mempunyai tekad bahwa amalan itu hanya semata-mata karena Allah Swt. Amalan-amalan tersebut jangan dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan duniawi atau keuntungan pribadi. Apabila kita beramal walaupun sedikit untuk mendapatkan keridhaan Allah, maka sangat besar pahala yang akan diberikan Allah kepada kita. Dan tanpa amalan yang kecil ini, bisa juga tidak menjadi sebab terbentuknya amalan-amalan yang besar. Untuk meluruskan niat kita, maka kita harus menyampalkan dakwah kepada orang lain dengan jalan berpikir untuk membetulkan niat dan membangkitkan semangat akan melatih kontrol niat kita sebelum dan setelah beramal. Katakan dalam hati, “Saya beramal ini hanya semata-mata untuk mendapatkan keridhaan Allah Ta’ala.” Hindarkan sifat merasa sudah sempurna di dalam beramal. Apabila terjadi hal seperti itu, maka hendaknya kita bertaubat dan beristighfar, menangis kepada Allah untuk memohon sifat ikhlas.
APAKAH TABLIGH ITU?
Sifat Rasulullah saw. di dalam kehidupan beliau dan sifatnya di dalam kerja agama, maka sifat itu adalah tabligh. Tingkatan yang pertama adalah kekuatan dan segala sesuatu tidak dikeluarkan atau digunakan kecuali di jalan Allah. Sejauh mana hal ini dapat kita hasilkan (ini ringkasnya). Kesempurnaannya adalah segala sesuatu kita keluarkan demi yang ma’ruf dan kita tinggalkan karena hal itu mungkar. (Maktubat Akabir Tabligh, hal. 15)
CARA MENGHINDARI PERBUATAN DOSA
Kita anggap kebaikan sebagai perbuatan dosa, sehingga menyebabkan kita manangis karenanya, dan menutup pintu dan segala perbuatan dosa. Kekuatan dari seluruh ibadah dapat kita hasilkan dengan berdoa.
Apa tujuan tabligh? Sifat dan orang yang sedang melakukan kerja tabligh yaitu setiap amalannya harus disesuaikan dengan sifat-sifat tabligh. (Maktubat Akabir Tabligh, hal. 15)
KEHIDUPAN TERBENTUK DARI KARYA CIPTA ALLAH
Orang-orang memahami bahwa kehidupan terbentuk di pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya. Padahal, Allah Swt. telah menghancurkan pertanian dan perkebunan kaum Saba. Sebaliknya, Ismail as. berada di dalam hutan. di mana tidak ada pertanian dan perkebunan, tetapi Ia tetap terpelihara. Hari in, keyakinan kita terletak pada kekuatan angkatan bersenjata. Padahal Allah Swt. Menghancur leburkan pasukan Abrahah yang kuat dengan dikirimnya burung-burung yang kecil-kecil. Semua itu dimaksudkan untuk membetulkan keyakinan kita yang salah. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 169)
BENDA-BENDA TIDAK KEKAL TETAPI QUDRAT ALLAH KEKAL ABADI
Dunia dan segala sesuatu yang ada di dalamnya serta seluruh bentuk rupa, dan mulai rumput sampai bom atom dan roket, dan juga semua kekuatan serta seluruh kerajaan berada di bawah qudrat Ilahi. Benda-benda in bukanlah qudrat, melainkan yang tersalurkan dari qudrat Ilahi. Dan semua benda itu tidak kekal. Sebaliknya, qudrat Ilahi adalah kekal abadi. Allah Swt. membentuk kehidupan dari benih-benih, dan Ia juga yang menyembuhkannya. Allah yang memberikan kemuliaan juga yang memberikan kehinaan. Kesimpulannya, segala sesuatu terjadi bukan atas dasar benda-benda, tetapi atas dasar perintah Allah dan qudrat-Nya. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 130)
APAKAH KEHENDAK KALIMAT LAA ILAAHA ILLALLAAH?
Kehendak Laa ilaaha illallaah adalah bahwa selain dari Allah segala sesuatu tidak akan terjadi dan tidak dapat berbuat apa-apa. Hanyalah Dia (Allah) yang dapat melakukan segala sesuatu. Dengan kebesaran dan kemuliaan-Nya. Akan terjadi apabila kehidupan kita dan seluruh benda ikut ke atas cara Rasulullah saw. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 130)
QUDRAT ALLAH SANGAT MUTLAK, APABILA INGIN MEMBERIKAN PENGARUH KEPADA SUATU BENDA, MAKA AKAN DAPAT TERLIHAT
Allah Swt. Maha Berkuasa. Apabila Dia menginginkan suatu benda berubah, maka berubahlah. Atau mengubah sesuatu wujud tanpa rupa, maka dengan qudrat dan perintah-Nya, sesuatu itu akan terjadi; Dan Dia Juga Maha Qadir. Apabila Dia ingin memberikan pengaruh kepada suatu benda, maka dapat terlihat. Dia dapat menginginkan air menenggelamkan, dan juga bisa menyelamatkan. Dengan kehendak-Nya, api bisa bersifat panas membakar, tetapi juga dapat menyelamatkan. Makanan dapat mengenyangkan perut, tetapi bisa juga tidak. Asbab-asbab yang menyebabkan kematian bisa juga menjadi asbab kehidupan, dan begitu juga sebaliknya. Di tempat yang terlihat asbab kehidupan. Apabila Dia inginkan dapat menjadi asbab kematian. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 129).
KEKUATAN SEBESAR APAPUN TIDAK ADA ARTINYA DI HADAPAN ALLAH
Mulailah anda dari sekarang menjadikan sunnah Rasulullah saw. sebagai contoh. Sejauh mana kita bentuk, maka sejauh itu pula yang akan kita dapatkan. Manusia berusaha membangun suatu kekuatan untuk melawan hukum Allah Swt. Tetapi Allah dapat menghancurkannya seperti menghancurkan kulit telur. Yang anda sebut-sebut sebagal kekuatan besar ini di hadapan Allah tidak ada artinya, walaupun dibandingkan dengan sarang laba-laba. Karena di dunia ini tidak ada manusia yang suci, maka berdirilah sarang laba-laba yang besar. Ketika Rasulullah saw. berusaha membentuk manusia-manusia yang suci, maka Allah Swt. membersihkan sarang laba-laba Romawi dan Persia dengan adzab-Nya. Dan hal ini pulalah yang akan tejadi dengan Amerika dan Rusia nanti. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 50)
CARA MEMASUKAN KEYAKINAN KE DALAM HATI
Cara membentuk supaya keyakinan kepada Allah Swt. masuk ke dalam hati, beliau berkata, Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasulullaah adalah suatu cara untuk menambah keyakinan dan semangat. Apabila kita hanya dapat mengubah keyakinan saja, maka Allah Swt. akan memberikan surga yang besarnya berlipat kali Iebih besar daripada langit dan bumi. Dari segala keyakinan kepada benda dikeluarkan dan hanya memasukkan keyakinan kepada Allah Swt. semata. Maka benda-benda tersebut berada di bawah pengawasan-Nya.
Cara supaya dapat memasukkan keyakinan ke dalam hati kita adalah: Pertama, kita dakwahkan mengenai keyakinan itu, mengenai kebesaran Allah, Maha Penciptanya Allah, memahami qudrat-Nya, mendengarkan kisah-kisah para nabi dan para sahabat, duduk sendirian dalam kesunyian kemudian berpikir. Kita masukkan keyakinan itu ke dalam hati, yang semuanya dapat dikumpulkan dengan berdakwah, Ini adalah suatu hal yang benar, kemudian menangis di dalam doa, “Ya Allah, berilah hakikat keyakinan ke dalam hati saya.”
ALLAH MAHA BERKEHENDAK
Allah Swt, yang telah menciptakan segala sesuatu dengan qudrat-Nya. Allah Swt. Yang telah menciptakan dan Maha Memiliki seluruh jagad raya. Dari setiap biji-bijian dan setiap orang, semuanya, dan segala sesuatunya diciptakan dengan qudrat-Nya. Dia adalah Dzat pembuat segala sesuatu. Dia sendiri tidak terciptakan dari apapun. Segala sesuatu yang telah Dia ciptakan ada di bawah qudrat-Nya. Segala benda ada di bawah kekuasan-Nya, Dia adalah Maha Dzat yang dapat mempergunakan segala sesuatu. Dengan qudrat-Nya dapat mengubah bentuk rupa setiap benda dan dapat mengubah sifat dan segala benda yang utuh. Tongkat dapat berubah menjadi ular, dan ular dapat berubah menjadi tongkat. Demikian juga Dia adalah Maha dan segala kerajaan dan harta benda, baik itu yang ada di daratan maupun yang ada di udara. Semuanya ada di dalam kekuasan-Nya.
Dia juga Dzat Yang Maha Menjalankan. Di bumi, manusia membuat bangunan, maka dapat kita lihat sketsanya. Apabila kita lihat sketsa, maka di sana akan kita lihat pula pembangunan rumah. Demikianlah, perputaran ini senantiasa berjalan. Tanpa segala sesuatu yang lain pasir dituangkan tidak bisa menjadi jembatan, dan semua benda yang kita jaga pasti akan rusak.
CARA MENGAMBIL FAEDAH DAN QUDRAT ALLAH
Bagaimana kita menciptakan hubungan dengan Dzat Allah Swt. Yang Maha Tinggi dan langsung kita mendapatkan manfaat dan qudratNya. Oleh karena itu, Rasulullah saw. dengan perintah Allah membawa cara sunnah. Apabila cara sunnah itu ada di dalam setiap kehidupan kita, maka Allah Swt. akan memberikan kejayaan kepada setiap langkah kita.
CARA MENYESELESAIKAN MASALAH DUNIAWI DAN UKHRAWI KITA
Allah Swt. telah memberikan cara kepada kita untuk menyelesaikan masalah di dunia dan akhirat, yaitu dengan cara kehidupan Rasulullah saw. Bagaimana cara tersebut diterapkan dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, itu kita harus melakukan usaha. Caranya di dalam usaha ini yaitu mengumpulkan orang-orang yang ada di kampung menuju masjid melalui jaulah. Setelah shalat diadakan iklan (pemberitahuan) untuk menahan orang kampung (agar tidak keluar dan masjid). Yang mengumandangkan iklan ini adalah penduduk setempat yang terpandang atau imam masjid. Apabila mereka tidak ada, maka salah seorang dan anggota jamaah yang melakukannya.
CARA UNTUK MENDATANGKAN SIFAT IKHLAS
Setiap mengerjakan suatu amalan, kita harus mempunyai tekad bahwa amalan itu hanya semata-mata karena Allah Swt. Amalan-amalan tersebut jangan dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan duniawi atau keuntungan pribadi. Apabila kita beramal walaupun sedikit untuk mendapatkan keridhaan Allah, maka sangat besar pahala yang akan diberikan Allah kepada kita. Dan tanpa amalan yang kecil ini, bisa juga tidak menjadi sebab terbentuknya amalan-amalan yang besar. Untuk meluruskan niat kita, maka kita harus menyampalkan dakwah kepada orang lain dengan jalan berpikir untuk membetulkan niat dan membangkitkan semangat akan melatih kontrol niat kita sebelum dan setelah beramal. Katakan dalam hati, “Saya beramal ini hanya semata-mata untuk mendapatkan keridhaan Allah Ta’ala.” Hindarkan sifat merasa sudah sempurna di dalam beramal. Apabila terjadi hal seperti itu, maka hendaknya kita bertaubat dan beristighfar, menangis kepada Allah untuk memohon sifat ikhlas.
APAKAH TABLIGH ITU?
Sifat Rasulullah saw. di dalam kehidupan beliau dan sifatnya di dalam kerja agama, maka sifat itu adalah tabligh. Tingkatan yang pertama adalah kekuatan dan segala sesuatu tidak dikeluarkan atau digunakan kecuali di jalan Allah. Sejauh mana hal ini dapat kita hasilkan (ini ringkasnya). Kesempurnaannya adalah segala sesuatu kita keluarkan demi yang ma’ruf dan kita tinggalkan karena hal itu mungkar. (Maktubat Akabir Tabligh, hal. 15)
CARA MENGHINDARI PERBUATAN DOSA
Kita anggap kebaikan sebagai perbuatan dosa, sehingga menyebabkan kita manangis karenanya, dan menutup pintu dan segala perbuatan dosa. Kekuatan dari seluruh ibadah dapat kita hasilkan dengan berdoa.
Apa tujuan tabligh? Sifat dan orang yang sedang melakukan kerja tabligh yaitu setiap amalannya harus disesuaikan dengan sifat-sifat tabligh. (Maktubat Akabir Tabligh, hal. 15)
KEHIDUPAN TERBENTUK DARI KARYA CIPTA ALLAH
Orang-orang memahami bahwa kehidupan terbentuk di pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya. Padahal, Allah Swt. telah menghancurkan pertanian dan perkebunan kaum Saba. Sebaliknya, Ismail as. berada di dalam hutan. di mana tidak ada pertanian dan perkebunan, tetapi Ia tetap terpelihara. Hari in, keyakinan kita terletak pada kekuatan angkatan bersenjata. Padahal Allah Swt. Menghancur leburkan pasukan Abrahah yang kuat dengan dikirimnya burung-burung yang kecil-kecil. Semua itu dimaksudkan untuk membetulkan keyakinan kita yang salah. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 169)
BENDA-BENDA TIDAK KEKAL TETAPI QUDRAT ALLAH KEKAL ABADI
Dunia dan segala sesuatu yang ada di dalamnya serta seluruh bentuk rupa, dan mulai rumput sampai bom atom dan roket, dan juga semua kekuatan serta seluruh kerajaan berada di bawah qudrat Ilahi. Benda-benda in bukanlah qudrat, melainkan yang tersalurkan dari qudrat Ilahi. Dan semua benda itu tidak kekal. Sebaliknya, qudrat Ilahi adalah kekal abadi. Allah Swt. membentuk kehidupan dari benih-benih, dan Ia juga yang menyembuhkannya. Allah yang memberikan kemuliaan juga yang memberikan kehinaan. Kesimpulannya, segala sesuatu terjadi bukan atas dasar benda-benda, tetapi atas dasar perintah Allah dan qudrat-Nya. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 130)
APAKAH KEHENDAK KALIMAT LAA ILAAHA ILLALLAAH?
Kehendak Laa ilaaha illallaah adalah bahwa selain dari Allah segala sesuatu tidak akan terjadi dan tidak dapat berbuat apa-apa. Hanyalah Dia (Allah) yang dapat melakukan segala sesuatu. Dengan kebesaran dan kemuliaan-Nya. Akan terjadi apabila kehidupan kita dan seluruh benda ikut ke atas cara Rasulullah saw. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 130)
QUDRAT ALLAH SANGAT MUTLAK, APABILA INGIN MEMBERIKAN PENGARUH KEPADA SUATU BENDA, MAKA AKAN DAPAT TERLIHAT
Allah Swt. Maha Berkuasa. Apabila Dia menginginkan suatu benda berubah, maka berubahlah. Atau mengubah sesuatu wujud tanpa rupa, maka dengan qudrat dan perintah-Nya, sesuatu itu akan terjadi; Dan Dia Juga Maha Qadir. Apabila Dia ingin memberikan pengaruh kepada suatu benda, maka dapat terlihat. Dia dapat menginginkan air menenggelamkan, dan juga bisa menyelamatkan. Dengan kehendak-Nya, api bisa bersifat panas membakar, tetapi juga dapat menyelamatkan. Makanan dapat mengenyangkan perut, tetapi bisa juga tidak. Asbab-asbab yang menyebabkan kematian bisa juga menjadi asbab kehidupan, dan begitu juga sebaliknya. Di tempat yang terlihat asbab kehidupan. Apabila Dia inginkan dapat menjadi asbab kematian. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 129).
KEKUATAN SEBESAR APAPUN TIDAK ADA ARTINYA DI HADAPAN ALLAH
Mulailah anda dari sekarang menjadikan sunnah Rasulullah saw. sebagai contoh. Sejauh mana kita bentuk, maka sejauh itu pula yang akan kita dapatkan. Manusia berusaha membangun suatu kekuatan untuk melawan hukum Allah Swt. Tetapi Allah dapat menghancurkannya seperti menghancurkan kulit telur. Yang anda sebut-sebut sebagal kekuatan besar ini di hadapan Allah tidak ada artinya, walaupun dibandingkan dengan sarang laba-laba. Karena di dunia ini tidak ada manusia yang suci, maka berdirilah sarang laba-laba yang besar. Ketika Rasulullah saw. berusaha membentuk manusia-manusia yang suci, maka Allah Swt. membersihkan sarang laba-laba Romawi dan Persia dengan adzab-Nya. Dan hal ini pulalah yang akan tejadi dengan Amerika dan Rusia nanti. (Tadzkirah Hadhratji, hal. 50)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar