SubhaanAllaah....
DAHSYATNYA KEBERKAHAN MENDOAKAN ORANG LAIN
- Mendoakan orang lain memang merupakan kebajikan yang utama. Bahkan
dalam Islam, mendoakan orang lain ternyata merupakan salah satu rahasia
mustajabnya sebuah doa, sebagaimana sabda Nabi Salallahu ‘alaihi
wasallam:
“Empat doa yang tidak
akan ditolak, yaitu: doa orang yang haji hingga kembali; doa orang yang
berperang (berjihad) hingga berhenti; doa orang yang sakit hingga
sembuh; dan doa seseorang terhadap saudaranya tanpa sepengetahuannya.
Dan doa yang paling cepat diterima di antara doa-doa tersebut adalah doa
seseorang terhadap saudaranya tanpa sepengetahuannya.” (HR.
Ad-Dailami).
Hadith itu diperkuat dengan hadith lainnya,
“Apabila seorang muslim mendoakan kepada saudaranya tanpa
sepengetahuannya, maka malaikat akan mengatakan, ‘Semoga Allah
mengabulkan permohonan itu. Dan engkau pun akan mendapatkannya’.” (HR.
Muslim).
Itulah di antara indahnya Islam. Islam menghancurkan
sendi-sendi egoisme dan mengajarkan kebersamaan, termasuk dalam doa dan
ibadah. Dengan demikian, ibarat pepatah “sekali mendayung dua atau tiga
pulau terlampaui”, dengan senantiasa memanjatkan doa untuk
saudara-saudara kita, berarti kita sekaligus telah mendoakan untuk diri
kita sendiri, sekaligus juga telah menempuh cara agar doa itu makbul
atau diijabahi oleh Allah سبحانه وتعالى.
DAHSYATNYA KEBERKAHAN MENDOAKAN ORANG LAIN
- Mendoakan orang lain memang merupakan kebajikan yang utama. Bahkan dalam Islam, mendoakan orang lain ternyata merupakan salah satu rahasia mustajabnya sebuah doa, sebagaimana sabda Nabi Salallahu ‘alaihi wasallam:
“Empat doa yang tidak akan ditolak, yaitu: doa orang yang haji hingga kembali; doa orang yang berperang (berjihad) hingga berhenti; doa orang yang sakit hingga sembuh; dan doa seseorang terhadap saudaranya tanpa sepengetahuannya. Dan doa yang paling cepat diterima di antara doa-doa tersebut adalah doa seseorang terhadap saudaranya tanpa sepengetahuannya.” (HR. Ad-Dailami).
Hadith itu diperkuat dengan hadith lainnya,
“Apabila seorang muslim mendoakan kepada saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka malaikat akan mengatakan, ‘Semoga Allah mengabulkan permohonan itu. Dan engkau pun akan mendapatkannya’.” (HR. Muslim).
Itulah di antara indahnya Islam. Islam menghancurkan sendi-sendi egoisme dan mengajarkan kebersamaan, termasuk dalam doa dan ibadah. Dengan demikian, ibarat pepatah “sekali mendayung dua atau tiga pulau terlampaui”, dengan senantiasa memanjatkan doa untuk saudara-saudara kita, berarti kita sekaligus telah mendoakan untuk diri kita sendiri, sekaligus juga telah menempuh cara agar doa itu makbul atau diijabahi oleh Allah سبحانه وتعالى.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar